SENI & BUDAYA DESA BUDO

Desa Budo memiliki berbagai seni dan budaya yang kaya, di antaranya adalah seni tari Masamper, Pato-Pato, dan musik tradisional Gitar Mama. Kesenian ini sering dipertunjukkan untuk menyambut tamu atau pada acara resmi dari Dinas.

Masamper adalah kesenian bernyanyi bersama secara berkelompok, yang memadukan vokal dengan gerakan tari. Tradisi ini bukan hanya sekedar bernyanyi, tetapi juga merupakan media pengungkapan jiwa dan identitas budaya.

Pato-Pato hampir mirip dengan Masamper, namun dengan formasi yang lebih teratur, membentuk barisan panjang. Peserta akan mengikuti aba-aba dari Pangatasen (Dirigen) sambil menari dan bernyanyi bersama.

Desa Budo memiliki dua kelompok Masamper, yaitu Kaum Bapa (Pria) dan Kaum Ibu (Wanita), yang sering menjuarai lomba tingkat kabupaten.

Selain seni tari, Desa Budo juga memiliki musik tradisional Gitar Mama, yang digunakan pada acara jamuan tamu. Kesenian ini menambah keramaian dan kehangatan dalam setiap acara.

Berikut ini adalah dokumentasi dari dua grup Masamper dan Pato-Pato yang ada di Desa Budo:

Selain itu, Desa Budo juga memiliki Upacara Adat Tulude yang dilaksanakan setiap awal tahun baru. Upacara ini mengandung doa bersama untuk kemajuan desa, serta penolakan terhadap segala hal buruk.

Upacara Adat Tulude melibatkan pemotongan Kue Tamu yang harus dilakukan secara adat, dengan doa-doa khusus untuk keberkahan desa.